Home » Articles posted by cilacs_web

Author Archives: cilacs_web

Profil Cilacs UII :

Hubungi Kami

Cilacs Universitas Islam Indonesia

Kantor 1 : Jl. Demangan Baru No.24, Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp/faks. (0274) 540255, SMS/WA. 0857 4365 0224

Kantor 2 : Gd. Unishop, Kampus UII Terpadu, Jl. Kaliurang km 14,5, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp. (0274) 4547153

email : cilacs(at)uii.ac.id

Cilacs UII Rafting di Sungai Serayu

(Keluarga besar Cilacs UII foto bersama sebelum arung jeram)

(Tim Cilacs UII mengarungi jeram di sungai Serayu)

 

Mengawali serangkaian kegiatan peringatan Cilacs 15th Anniversary, Cilacs UII mengadakan kegiatan Rafting 2018. Seperti kita ketahui bersama, rafting tidak hanya sekadar wisata untuk kesenangan saja, selain seru dalam menaklukkan arus liar rafting (arung jeram)  tersimpan manfaat untuk kesehatan. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa rafting merupakan salah satu olahraga yang banyak menggerakkan anggota tubuh sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

Manfaat lain yaitu membentuk karakter dalam sebuah organisasi, kekompakan tim dalam perjalanan menghadapi banyak rintangan serta jeram yang ada memaksa setiap peserta untuk bersama-sama menghadapi agar perahu yang ditumpangi secara bersama-sama tidak terbalik atau agar tidak ada anggota tim yang terjatuh. . Tujuan inilah yang ingin dicapai  oleh pihak manajemen dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Cilacs UII saat ini.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D serta diikuti oleh semua kepala departemen, staf manajemen dan staf pengajar Cilacs UII dari semua bahasa. Dipilihnya hari Sabtu 17 Februari 2018 dikarenakan merupakan akhir pekan sehingga ada kesempatan bagi seluruh peserta untuk beristirahat di hari berikutnya.

Arung jeram tahun 2018 ini, dilaksanakan di sungai Serayu Banjarnegara Jawa Tengah, tepatnya di  Zona The Pikas dan dipandu oleh Banyu Woong Adventure. Kegiatan arung jeram ini berlangsung kurang lebih 2 jam untuk mengarungi sungai Serayu sepanjang 14 km dengan berbagai rintangan jeram yang cukup menguji adrenalin setiap peserta.

Secara khusus saat ditemui diruang kerjanya, Aisyiyah, MM selaku Ketua Panitia Cilacs 15th anniversary berharap kegiatan ini dapat memebawa manfaat dalam meningkatkan soliditas antar pegawai yang berimbas pada peningkatan kualitas pelayanan Cilacs UII kepada seluruh masyarakat. (Ank)

(Tim Cilacs UII mengarungi jeram di sungai Serayu)

 

 

Universitas Peradaban Bumiayu Studi Banding di Cilacs UII

(Diskusi dan tanya jawab kegiatan studi banding ke Cilacs UII)

Dalam rangka peningkatan kualitas pusat bahasa di Universitas Peradaban Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah pada Rabu 7 Februari 2018 lalu berkunjung ke Cilacs UII dengan agenda utama  studi banding dalam bidang pengelolaan pusat bahasa.

Kegiatan studi banding tersebut dilaksanakan di ruang VIP Gedung Rektorat Universitas Islam Indonesia dan diterima langsung oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Indonesia Dr. –Ing. Ir. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI yang didampingi oleh Fitri Nugraheni, Ph.D selaku Direktur Cilacs UII, Irma Windy Astuti, S.S., M.Hum  selaku Kaprodi PBI UII serta Aditya Suci S.Pt selaku kadept. Pemasaran, Suprihatin, A.Md selaku kadept. Akademik dan F. Aldhika Deinza S.Pd, M.M selaku kadept. Litbang Cilacs UII. Sedangkan dari Pihak Universitas Peradaban Bumiayu hadir sebagai ketua rombongan adalah Muh. Luqman Arifin, Lc., MA selaku Purek I, Dr. Pudjono Dekan FTSP, Dede Nurdiawati, M.Pd  Kaprodi PBI.

Diawal pertemuan  kedua belah pihak saling memperkenalkan universitas masing-masing serta menyampaikan perkembangan pusat bahasa yang ada. Secara singkat dalam sambutannya Dr. –Ing. Ir. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI menyampaikan bahwa bagi kelangsungan sebuah usaha diperlukan sekali  peningkatan semangat dan inisiatif serta strategi. Disamping itu perlu diperhatikan pula terjaganya konsistensi kualitas sehingga tumbuh trust  pada stakeholder yang ada.

Selanjutnya, dalam sambutan kedua disampaikan oleh Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni Ph.D secara garis besar menyampaikan perkembangan Cilacs UII hingga saat ini mencapai usia 15 tahun. Dalam perkembangannya Cilacs UII terus melakukan inovasi dan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan perkembangan jaman serta teknologi saat ini.

Pada bagian ketiga pertemuan tersebut, dilaksanakan juga sesi pemaparan tentang seluruh program Cilacs UII serta beberapa hal terkait perkembangan Cilacs UII saat ini. Aditya Suci, S.Pt selaku kadep Marketing memberikan penjelasan tentang Cilacs UII secara detail dan lengkap, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi secara langsung.

Pada akhir pertemuan pada pukul 11.00 WIB kedua belah pihak saling bertukar cindera mata. Harapan yang ingin dicapai kedua belah pihak adalah adanya kerjasama yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan semua pihak. (Ank)

Wakil Rektor I Universitas Islam Indonesia Dr. –Ing. Ir. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI menyerahkan cinderamata kepada perwakilan Universitas Peradaban Bumiayu, Dr. Pudjono

Direktur Cilacs UII, Fitri Nugraheni memberikan cinderamata kepada perwakilan Universitas Peradaban Bumiayu, Muh. Luqman Arifin, Lc., MA selaku Purek I

 

Foto bersama WR I UII, PBI UII, Cilacs UII dan Univesitas Peradaban Bumiayu

STPN Kembali Menjalin Kerjasama dengan Cilacs UII

 

Demangan Baru , dalam rangka peningkatan kualitas lulusannya, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta kembali menggandeng Cilacs UII dalam beberapa bentuk kerjasama program pelatilhan Bahasa Inggris bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Dinar Darundini, selaku marketing staff sekaligus PIC dalam program kerjasama ini menyampaikan bahwa tahun 2018 ini merupakan kerjasama ketiga sejak tahun 2016 lalu. Disampaikan pula oleh Dinar, demikian panggilan akrabnya, bahwa program kerjasama ini menitikberatkan pada kemampuan dalam menghadapi tes TOEFL ITP. Lebih lanjut Dinar menuturkan beberapa kerjasama yang dilaksanakan tahun 2018 ini antara lain : Short Preparation for The TOEFL ITP Tes dan Practice Test bagi mahasiswa tingkat I, II dan III sebanyak 220 mahasiswa. Kedua, TOEFL ITP Preparation bagi dosen dan karyawan STPN yang pada akhir program akan dilaksanakan tes resmi TOEFL ITP yang diperuntukkan bagi dosen, karyawan dan mahasiswa STPN.

Seluruh pelaksanaan pelatihan serta tes TOEFL ITP kali ini bertempat di kampus STPN, Jalan Tata Bumi, Godean, Yogyakarta dan akan berlangsung hingga bulan Juli 2018 mendatang . Harapan kedua belah pihak terkait kerjasama ini selain beberapa manfaat tentunya adalah adanya peningkatan skill (kemampuan) dalam menghadapi tes TOEFL ITP yang sesungguhnya dan dapat mencapainya skor TOEFL ITP dengan maksimal. (Ank)

BIPA UII : Unpar Bandung Berkunjung ke Cilacs UII

(Disuksi BIPA Unpar Bandung dan BIPA UII)

Demangan, pada hari Rabu 24 Januari 2018 bertempat di Gedung cilacs UII Jl. Demangan Baru 24 Yogyakarta. Keluarga besar Cilacs UII menerima kunjungan instansi dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung dengan agenda khusus yaitu studi banding program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang ada di Universitas Islam Indonesia.

Hadir perwakilan dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung yaitu Kristining Seva, S.S., M.Pd selaku Kepala Divisi Bahasa CDC Unpar Bandung . Pada kesempatan itu Seva panggilan akrabnya, disambut oleh Kepala Departemen Marketing (Aditya Suci) Kepala Departemen Akademik (Suprihatin) Kepala Departemen Litbang (Aldhika Deinza) serta Marcomm (Nanang Joko Susilo).

Pertemuan tersebut berlangsung santai sejak pukul. 10.00 wib, pertemuan  diawali dengan perkenalan kedua belah pihak dan dilanjutkan dengan diskusi tentang perkembangan BIPA di masing-masing instansi. Dari pengalaman yang diperoleh kedua belah pihak selama menjalankan program BIPA ditemukan banyak hal baru yang bisa dipelajari secara bersama. Hal tersebut tentu saja membawa manfaat adanya peluang kerjasama yang bisa dilaksanakan oleh keduabelah pihak.

Pertemua tersebut berakhir pada pukul 12.00 Wib dan diakhiri  dengan serah terima  cindera mata dari keduabelah pihak. (Ank)

Foto bersama perwakilan Unpar Bandung (tengah) dan Cilacs UII

Bertukar Cindera mata antara Unpar Bandung dengan Cilacs UII

Conversation Cilacs UII di SMA Internasional Budi Mulia Yogyakarta

 

Dunia pendidikan saat ini berlomba-lomba dalam peningkatan kualitasnya, dari mulai segi infrastruktur hingga kualitas tenaga pendidiknya. Hal tersebut merupakan efek dari era globalisasi saat ini yang menuntut semua lembaga agar mampu bersaing di pasar internasional.

Menghadapi kondisi tersebut, SMA Internasional Budi Mulia Yogyakarta tidak ingin lembaganya tertinggal dengan lembaga pendidikan yang lain. Maka, dalam rangka peningkatan sekaligus mengasah kompetensi bahasa Inggris bagi semua guru SMA International Budi Mulia Yogyakarta, pihak pengelola menggandeng Cilacs UII dalam pelaksanaan program bahasa Inggris yaitu Conversation.

Program ini dilaksanakan selama 20 kali pertemuan dengan materi percakapan sehari-hari (daily conversation). Kelas ini diampu oleh pengajar berpengalaman Ms. Januaristy yang sudah malang melintang dalam berbagai pelatihan bahasa Inggris. Kelas di SMA Internasional Budi Mulia Yogyakarta ini berlangsung sangat atraktif, dari sebanyak 11 orang peserta yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias dalam menerima semua materi yang diberikan.

Kelas ini dilaksanakan In-House di SMA International Budi Mulia Jl. Raya Tajem, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Diharapkan program ini dapat terus berlanjut dan dapat memberi nilai tambah bagi peningkatan mutu bagi kedua belah pihak. (Ank)

Berlangsung Meriah, CCF 2017 Cilacs UII Mendapatkan Respon Positif

Foto : fitri Nugraheni, Ph.D (Direktur Cilacs UII) membuka acara secara resmi

Sebagai sebuah wujud implementasi Cilacs UII sebagai pusat bahasa dan pembelajaran budaya asing Asia dan Eropa, maka diadakanlah Cilacs Cultural Festival (CCF) 2017 dengan tema East Meets West. Selain itu tentunya kegiatan ini bisa memeberikan wawasan dan pengetahuan lebih bagi para pengunjungnya.

CCF 2017 ini merupakan kegiatan festival budaya terbesar pertama kali yang diadakan oleh Cilacs UII, acara dibuka resmi oleh Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni Ph.D. Dalam sambutannya Fitri menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat memeberikan nilai postif dan menambah pengalaman baru bagi yang belum pernah ke luar negeri, setidaknya da gambaran bagaimana budaya yang ada di masing-masing negara.

Hadir dalam acara ini stan dari negara Indonesia, Jepang, Korea, Arab, China, Perancis, Jerman. Jenis makanan yang disajikan antara lain : BIPA/Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (Es Tape Ketan, Gethuk dan Lumpia), Korea (Tteokbokki, Kimchi dan Miyeokguk), Jepang (Takoyaki dan Gyoza), Mandarin (Yammie, Kue Keranjang, Bakpao), Arab (Sambosa, Kacang Arab), Jerman (Sausage and Mash), Perancis (Baguette dan Garlic Bread). Secara keseluruhan tersdia sekitar 800 lebih porsi dan semua dapat dinikmati secara gratis. Disamping itu juga ditampilkan pula pakaian tradisional Jepang dan Korea.  Seluruh peserta nampak sekali antusias mengikuti acara demi acara. Dalam kegiatan itu, pihak penyelenggara menyediakan 800 lebih porsi dan semua dapat disajikan dengan baik.

Selain itu, tampilan budaya Timur Tengah (Tari Sufi), Seni bela diri Bujinkai Kataro Dojo (Samurai) dan Sei beladiri Pencak Silat PSHT (Terate) dari Indonesia cukup memeberikan perhatian khusus bagi para pengunjung.

Dalam kegiatan itu, Cilacs UII mengundang seluruh civitas akademika dilingkungan UII serta kolega Cilacs UII, dari media massa, dari pelajar dan guru SMA di wilayah Sleman, mahasiswa UII dan bahkan ada beberapa mahasiswa dari luar kota juga nampak hadir.

Pada pertengahan hari, pengunjung terus berdatangan dan berbagai kegiatan pun terus ditampilkan, pada sesi pertama talk show menghadirkan Australia Indonesia Youth Association (AIYA) menjelaskan tentang budaya di Australia. Disampaikan bahwa, kita perlu memahami betul bagaimana mengenal budaya dan cara berkomunikasi yang baik di suatu wilayah, mereka menjelaskan secara detail dari mulai bahasa sehari-hari hingga cara berjabat tangan.

Pada sesi kedua talk show, Cilacs UII menghadirkan Mr Yono Malakiano dengan mengangkat tema “Culture Gap in South East Coutries’. Sebagai penutup kegiatan, CCF 2017 dimeriahkan pula oleh Cosplay (komunitas pakaian karakter super hero) dan  band KOSMIK yang merupaka komunitas band dari mahasiswa Informatika UII. (Ank)

foto : tari sufi

 

foto : stan kuliner dan budaya arab

foto : pengunjung festival memadati seluruh stand yang ada

Cilacs UII Hadiri Undangan Resmi KJRI Dalam World Food Festival Di Australia

 

Foto : Foto bersama tim Cilacs UII dan Drs. Ade Padmo Sarwono, M.A

selaku Konjen KJRI di Perth Australia

 

Bicara tentang budaya dalam konteks internasional sangatlah menarik, penuh kearegaman dan memuat histori dari masing-masing negara. Budaya dalam suayu daerah ataupun negara biaasanya tertuang dalam pakaian tradisonal, musik, lukisan, seni tulisan, kuliner dan lain sebagainya. Khusus tentang budaya kuliner  ternyata memiliki keunikan tersendiri, selain tampilan yang unik makanan yang disajikan bisa dirasakan lezatnya, selain itu terciptanya makanan tersebut selalu membawa cerita tersendiri.

Bertepatan dengan kegiatan kunjungan kerja Cilacs UII ke Perth Australia beberapa waktu lalu, Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) mengundang secara resmi Cilacs UII dalam acara  World Food Festival 2017 pada 17 November 2017. Rombongan Cilacs UII hadir serta menyaksikan seluruh kegiatan yang berlangsung dan berkesempatan mencicipi berbagai makanan khas berbagai negara. Saat ditemui di ruang kerjanya, Aditya Suci, S.Pt selaku Head of Marketing yang saat itu menjadi salah satu yang ikut dalam kunjungan kerja di Perth, Australia menyampaikan bahwa kegiatan World Food Festival 2017 seperti ini bisa memberikan wawasan baru dan memberi banyak  insiprasi dalam upaya pengembangan program-program di Cilacs UII.

Kunjungan ke KJRI di Perth, Australia kali ini menjadi pengalaman baru tersendiri bagi perkembangan Cilacs UII. Ditemui secara terpisah dikediamannya pada Senin, 4 Desember 2017 lalu, Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D menyampaikan bahwa kunjungan ke KJRI merupakan salah satu wujud kewajiban sebagai warga negara yang baik yang sedang berada di sebuah negara tertentu. Lebih lanjut Fitri manyampaikan bahwa saat diterima secara langsung oleh Konsulat Jendral (Konjen) RI di Perth Drs. Ade Padmo Sarwono, M.A menyambut baik kedatangan rombongan dari Cilacs UII. Dalam pertemuan tersebut dibicarakan beberapa hal penting yang salah satunya adalah tentang kultur dan pendidikan yang berkembang di Perth, Autralia,  dalam kondisinya didapatkan sebuah kemungkinan  peluang yang bisa dikembangan oleh Cilacs UII dalam upaya meraih tahapan go internasional.

Harapan yang ingin dicapai yaitu antar Cilacs UII dan kedua belah pihak dapat terjalin kerjasama yang lebih intensif. (Ank)

 

Foto : Drs. Ade Padmo Sarwono, M.A selaku Konjen KJRI Perth Australia

 menerima cinderamata dari Cilacs UII

Cilacs UII Jajaki Kerjasama Internasional Dengan Curtin English Australia

Fitri Nugraheni, Ph.D (Direktur Cilacs UII) menyerahkan cindera mata kepada Prof. Simon Winetrouble (Direktur Curtin English)

Demangan, menjadi sebuah perusahaan atau lembaga yang dapat diakui dan dipercaya oleh masyarakat memang tidak mudah, terlebih dalam lingkup internasional. Pencapaian hal tersebut tentu memerlukan strategi yang matang agar efisien, efektif namun dapat membawa dampak yang besar bagi pertumbuhan perusahaan secara umum.

Bagi Cilacs UII, sebagai lembaga pelatihan dan kajian bahasa maupun budaya asing dibawah naungan Univrsitas Islam Indonesia, tidak hanya ingin berangan-angan belaka. Visi kedepan sebagi lembaga yang dipercaya didalam maupun diluar negeri sudah menjadi strategi beberapa tahun silam. Sejalan dengan program kerja peningkatan kapasitas staf maka kali ini Cilacs UII mengirimkan 4 orang  pimpinan departemen yaitu Aditya Suci (Head of Marketing), F. Aldhika Deinza (Head of Research and Development Program), Asyiyah (Head of  Finance and Administration) serta Suprihatin (Head of Academic). Delegasi Cilacs ke Perth, Australia ini dipimpin langsung oleh Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D yang berlangsung pada tanggal 17-19 November 2017.

Saat ditemui dikediamannya usai memberikan laporan kepada Pimpinan Universitas pada Rabu 29 November 2017 lalu, Fitri Nugraheni, Ph.D menjelaskan bahwa kunjungannya ke Curtin English, Perth, Australia adalah bertujuan menjajaki peluang kerjasama yang dapat memeberikan peningkatan kualitas pembelajaran di Cilacs UII. Lebih lanjut Fitri menyampaikan, dalam diskusinya dengan Prof. Simon Winetrouble selaku Direktur Curtin English bahwa mereka menyambut gembira dan antusias atas rencana program kerjasama tersebut. Salah satu desain program yang  menjadi diskusi antara lain kemungkinan diadakannya program sejenis Homestay bagi siswa Cilacs UII di Perth, Australia dimana siswa nantinya diajak berinterkasi didalam kelas yang dilaksnakan di Curtin English. Walupun masih sebatas wacana, namun sangat terbuka luas kemungkinan kerjasama tersebut dapat terwujud.

Pada kesempatan sebelumnya rombongan Cilacs juga berkunjung ke Kantor ACICIS selaku lembaga pembelajaran bahasa Indonesia di Australia. Ditemui langsung oleh Mr. Fitri Nugraheni. Ph.D selaku pimpinan menyampaikan perkembangan BIPA di Indonesia pada umumnya dan di Cilacs UII pada khususnya. Dijelaskan oleh Fitri, bahwa materi dan pembelajaran BIPA di Cilacs UII terus dilakukan peningkatan kualitas baik kurikulum maupun dosen pengampunya. Kedua belah pihak juga menyampaikan rasa bangganya karena dapat bekerjasama dengan baik selama ini.

Harapan  yang ingin dicapai oleh kedua belah pihak dimasa yang akan datang yaitu BIPA yang saat ini sedang dikembangkan dapat memeperoleh tempat di dunia internasional. (Ank)

Fitri Nugraheni, Ph.D (Direktur Cilacs UII) menyerahkan cindera mata kepada  Prof. DAvid Hill (Direktur ACICIS)

Cilacs UII Gelar CCF 2017 : “EAST MEETS WEST”

 

 Cilacs UII merupakan unit pelatihan bahasa dan kajian budaya yang sjauh ini lebih dominan pada kegiatan pelatihan bahasa. Oleh karena itu diperlukan satu kegiatan kebudayaan sebagai implementasi dari peran Cilacs sebagai lembaga yang tidak hanya sebagai lembaga pelatihan bahasa namun juga mampu menyelenggarakan kegiatan bernuansa budaya.  Salah satu program Cilacs UII berbentuk Cutural Festival. Program ini diselenggarakan untuk memperkenalkan budaya-budaya dari negara lain untuk memperkaya pengetahuan dan wawasan para peserta.

 

BENTUK KEGIATAN

Cilacs UII Cultural Festival East Meets West” akan terbagi menjadi empat kegiatan. Keempat rangkaian kegiatan dalam Cilacs UII Cultural Festival akan dilaksanakan dalam waktu satu hari.

  1. Talkshow

Terdapat 2 sesi Talkshow yaitu dari AIYA (Australia-Indonesia Youth Association) dengan topik “Culture in Australia” dan dari Mr. Yono Malakiano dengan topik “Culture Gap in South-East Countries”.

  1. Performances

Bertujuan untuk memperkenalkan seni budaya dari negara lain. Pada bagian ini juga akan memaparkan informasi terkait dengan sejarah dan makna dari seni budaya tersebut. Seni budaya yang akan ditampilkan dalam Cilacs UII Cultural Festival ada 3 macam yaitu Pertunjukan Tari Sufi (Arab), Pertunjukan Samurai (Jepang), Pertunjukan Seni Bela Diri Pencak Silat (Indonesia).

  1. Peragaan Busana

Bertujuan untuk memperkenalkan busana-busana khas dari negara-negara lain beserta cara mengenakannya. Pada bagian ini juga akan memaparkan informasi terkait dengan sejarah dari busana tersebut. Peragaan Busana yang akan ditampilkan dalam Cilacs UII Cultural Festival ada 2 macam yaitu Peragaan Busana Kimono/Yukata (Jepang) dan Peragaan Busana Hanbok (Korea Selatan).

  1. Stand

Bertujuan memperkenalkan berbagai makanan khas dari negara lain yang secara langsung kita dapat melihat proses pembuatannya. Pada bagian ini terdapat 8 stand kuliner yang makanannya bisa dinikmati secara gratis diantaranya BIPA/Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (Es Tape Ketan, Gethuk dan Lumpia), Korea (Tteokbokki, Kimchi dan Sujeonggwa), Jepang (Takoyaki dan Gyoza), Mandarin (Yammie), Arab (Sambosa, Kacang Arab dan Shisha), Jerman (Sausage and Mash), Perancis (Bouquet Soup dan Garlic Bread) dan Stand Angkringan Indonesia. Selain itu terdapat pula stand informasi dari Warung Perancis UII dan ABC (Aussie Banget Corner) UII.

 

PESERTA : UNTUK UMUM

 

    PELAKSANAAN

  1. Waktu Pelaksanaan : Hari & Tanggal : Rabu, 13 Desember 2017   Jam  : 09.00 – 16.00 WIB
  1. Lokasi Kegiatan : Gedung Book Store UII

Kampus UII Terpadu, Jalan Kaliurang KM. 14.5 Yogyakarta

 

  1. RUNDOWN
WAKTU DURASI AGENDA
09.45 – 10.00 15 menit Pembukaan dan Sambutan
10.00 – 10.20 20 menit Pertunjukan tarian Sufi beserta penjelasan
10.20 – 10.40 20 menit Pertunjukan Samurai
10.40 – 11.30 50 menit 1. Tamu Undangan berkeliling stand

2. Ishoma

11.30 – 12.30 60 menit ISHOMA
12.30 – 13.00 30 menit Pertunjukan Band UII
13.00 – 13.45 45 menit Talk Show sesi I (AIYA)
13.45 – 14.00 15 menit Pertunjukan Seni bela diri pencak silat TERATAI dari Madiun
14.00 – 14.45 45 menit Talk Show II (Yono)

 

14.45 – 15.00 15 menit Sesi Informasi singkat dari ABC (Aussie Banget Corner) UII
15.00 – 15.15 15 menit Sesi Informasi singkat dari Warung Prancis UII
15.15 – 15.45 30 menit Peragaan Busana Tradisional & penjelasannya:

1.       Busana tradisional Korea

2.       Busana tradisional Jepang

15.45 – 16.00 10 menit Penutup

Pertunjukan band UII sebagai penutup

 

Pascasarjana Ilmu Pemerintahan APMD Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Lulusan Dengan Tes CEPT Cilacs UII

Menghadapi era global saat ini persaingan dalam dunia kerja menjadikan sebagian orang saling berlomba untuk mengungguli satu sama lain termasuk  dalam tingkat pendidikan. Tingkat pendidikan itu sendiri menjadi salah satu hal yang  menunjang seseorang dalam meraih karir yang mapan. Sehingga melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi menjadi sebuah keharusan agar tetap dapat bersaing dengan didunia kerja.

 

Namun demikian, fakta yang terjadi saat ini bahwa jumlah sarjana yang terserap didunia kerja masih belum banyak serta tingginya minat para pegawai baik pegawai negeri maupun swasta yang ingin meningkatkan karir dengan menempuh studi yang lebih tinggi ke jenjang S2. Dengan kuliah S2 seseorang bisa meningkatkan kapabilitas dan potensi yang ada di dalam dirinya, peluang untuk mendapat pekerjaan yang layak pun cukup besar. Bahkan bagi sebagian orang merupakan suatu kebanggaan dan cukup mempengaruhi strata sosial karena dalam menempuh jenjang S2 perlu bekal yang tidak mudah termasuk dalam hal kemampuan berbahasa Inggris.

 

Melihat fenomena tersebut, Program Pascasarjana (S2) Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD Yogyakarta  tidak ingin lulusannya tertinggal dengan kompetitor yang ada maka menggandeng Cilacs UII untuk memberikan pembekalan bahasa Inggris serta tes kompetensi bahasa Inggris pada Senin 30 Oktober 2017 lalu.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Dinar Darundini selaku marketing staff menyampaikan “sebanyak lebih dari 100 mahasiswa Pascasarjana (S2) APMD Yogyakarta ini mengikuti tes Short Course dan tes CEPT. Kegiatan CEPT Short Course sendiri telah diselenggarakan sejak tanggal 16 Oktober 2017 lalu. Harapan dari kegiatan ini tentunya dapat memeberikan wawasan serta nilai tambah setiap mahasiswa APMD Yogyakarta ‘

Sebagai informasi tambahan, bahwa program  pascasarjana S2 Ilmu Pemerintahan STPMD “APMD” Yogyakarta ini sangat memperhatikan kualitas lulusannya. Sejak tahun 2010 hingga saat ini telah memberikan kepercayaan penuh kepada Cilacs UII untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan dan tes CEPT. Dan hasil dari tes tersebut selain menjadi syarat kelulusan, skor tes yang dibuktikan dalam sertifikat bisa digunakan sebagai bekal mahasiswa untuk berbagai keperluan nantinya setelah lulus. (Ank)