Home » Articles posted by cilacs_web

Author Archives: cilacs_web

Profil Cilacs UII :

Hubungi Kami

Cilacs Universitas Islam Indonesia

Kantor 1 : Jl. Demangan Baru No.24, Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp/faks. (0274) 540255, SMS/WA. 0857 4365 0224

Kantor 2 : Gd. Unishop, Kampus UII Terpadu, Jl. Kaliurang km 14,5, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp. (0274) 4547153

email : cilacs(at)uii.ac.id

Cilacs UII Gelar CCF 2017 : “EAST MEETS WEST”

 

 Cilacs UII merupakan unit pelatihan bahasa dan kajian budaya yang sjauh ini lebih dominan pada kegiatan pelatihan bahasa. Oleh karena itu diperlukan satu kegiatan kebudayaan sebagai implementasi dari peran Cilacs sebagai lembaga yang tidak hanya sebagai lembaga pelatihan bahasa namun juga mampu menyelenggarakan kegiatan bernuansa budaya.  Salah satu program Cilacs UII berbentuk Cutural Festival. Program ini diselenggarakan untuk memperkenalkan budaya-budaya dari negara lain untuk memperkaya pengetahuan dan wawasan para peserta.

 

BENTUK KEGIATAN

Cilacs UII Cultural Festival East Meets West” akan terbagi menjadi empat kegiatan. Keempat rangkaian kegiatan dalam Cilacs UII Cultural Festival akan dilaksanakan dalam waktu satu hari.

  1. Talkshow

Terdapat 2 sesi Talkshow yaitu dari AIYA (Australia-Indonesia Youth Association) dengan topik “Culture in Australia” dan dari Mr. Yono Malakiano dengan topik “Culture Gap in South-East Countries”.

  1. Performances

Bertujuan untuk memperkenalkan seni budaya dari negara lain. Pada bagian ini juga akan memaparkan informasi terkait dengan sejarah dan makna dari seni budaya tersebut. Seni budaya yang akan ditampilkan dalam Cilacs UII Cultural Festival ada 3 macam yaitu Pertunjukan Tari Sufi (Arab), Pertunjukan Samurai (Jepang), Pertunjukan Seni Bela Diri Pencak Silat (Indonesia).

  1. Peragaan Busana

Bertujuan untuk memperkenalkan busana-busana khas dari negara-negara lain beserta cara mengenakannya. Pada bagian ini juga akan memaparkan informasi terkait dengan sejarah dari busana tersebut. Peragaan Busana yang akan ditampilkan dalam Cilacs UII Cultural Festival ada 2 macam yaitu Peragaan Busana Kimono/Yukata (Jepang) dan Peragaan Busana Hanbok (Korea Selatan).

  1. Stand

Bertujuan memperkenalkan berbagai makanan khas dari negara lain yang secara langsung kita dapat melihat proses pembuatannya. Pada bagian ini terdapat 8 stand kuliner yang makanannya bisa dinikmati secara gratis diantaranya BIPA/Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (Es Tape Ketan, Gethuk dan Lumpia), Korea (Tteokbokki, Kimchi dan Sujeonggwa), Jepang (Takoyaki dan Gyoza), Mandarin (Yammie), Arab (Sambosa, Kacang Arab dan Shisha), Jerman (Sausage and Mash), Perancis (Bouquet Soup dan Garlic Bread) dan Stand Angkringan Indonesia. Selain itu terdapat pula stand informasi dari Warung Perancis UII dan ABC (Aussie Banget Corner) UII.

 

PESERTA : UNTUK UMUM

 

    PELAKSANAAN

  1. Waktu Pelaksanaan : Hari & Tanggal : Rabu, 13 Desember 2017   Jam  : 09.00 – 16.00 WIB
  1. Lokasi Kegiatan : Gedung Book Store UII

Kampus UII Terpadu, Jalan Kaliurang KM. 14.5 Yogyakarta

 

  1. RUNDOWN
WAKTU DURASI AGENDA
09.45 – 10.00 15 menit Pembukaan dan Sambutan
10.00 – 10.20 20 menit Pertunjukan tarian Sufi beserta penjelasan
10.20 – 10.40 20 menit Pertunjukan Samurai
10.40 – 11.30 50 menit 1. Tamu Undangan berkeliling stand

2. Ishoma

11.30 – 12.30 60 menit ISHOMA
12.30 – 13.00 30 menit Pertunjukan Band UII
13.00 – 13.45 45 menit Talk Show sesi I (AIYA)
13.45 – 14.00 15 menit Pertunjukan Seni bela diri pencak silat TERATAI dari Madiun
14.00 – 14.45 45 menit Talk Show II (Yono)

 

14.45 – 15.00 15 menit Sesi Informasi singkat dari ABC (Aussie Banget Corner) UII
15.00 – 15.15 15 menit Sesi Informasi singkat dari Warung Prancis UII
15.15 – 15.45 30 menit Peragaan Busana Tradisional & penjelasannya:

1.       Busana tradisional Korea

2.       Busana tradisional Jepang

15.45 – 16.00 10 menit Penutup

Pertunjukan band UII sebagai penutup

 

1 dan 2 Desember 2017 Cilacs UII Libur dan Cuti Bersama

Pengajian Rutin Cilacs UII : Info Jam Pelayanan

Pascasarjana Ilmu Pemerintahan APMD Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Lulusan Dengan Tes CEPT Cilacs UII

Menghadapi era global saat ini persaingan dalam dunia kerja menjadikan sebagian orang saling berlomba untuk mengungguli satu sama lain termasuk  dalam tingkat pendidikan. Tingkat pendidikan itu sendiri menjadi salah satu hal yang  menunjang seseorang dalam meraih karir yang mapan. Sehingga melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi menjadi sebuah keharusan agar tetap dapat bersaing dengan didunia kerja.

 

Namun demikian, fakta yang terjadi saat ini bahwa jumlah sarjana yang terserap didunia kerja masih belum banyak serta tingginya minat para pegawai baik pegawai negeri maupun swasta yang ingin meningkatkan karir dengan menempuh studi yang lebih tinggi ke jenjang S2. Dengan kuliah S2 seseorang bisa meningkatkan kapabilitas dan potensi yang ada di dalam dirinya, peluang untuk mendapat pekerjaan yang layak pun cukup besar. Bahkan bagi sebagian orang merupakan suatu kebanggaan dan cukup mempengaruhi strata sosial karena dalam menempuh jenjang S2 perlu bekal yang tidak mudah termasuk dalam hal kemampuan berbahasa Inggris.

 

Melihat fenomena tersebut, Program Pascasarjana (S2) Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD Yogyakarta  tidak ingin lulusannya tertinggal dengan kompetitor yang ada maka menggandeng Cilacs UII untuk memberikan pembekalan bahasa Inggris serta tes kompetensi bahasa Inggris pada Senin 30 Oktober 2017 lalu.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Dinar Darundini selaku marketing staff menyampaikan “sebanyak lebih dari 100 mahasiswa Pascasarjana (S2) APMD Yogyakarta ini mengikuti tes Short Course dan tes CEPT. Kegiatan CEPT Short Course sendiri telah diselenggarakan sejak tanggal 16 Oktober 2017 lalu. Harapan dari kegiatan ini tentunya dapat memeberikan wawasan serta nilai tambah setiap mahasiswa APMD Yogyakarta ‘

Sebagai informasi tambahan, bahwa program  pascasarjana S2 Ilmu Pemerintahan STPMD “APMD” Yogyakarta ini sangat memperhatikan kualitas lulusannya. Sejak tahun 2010 hingga saat ini telah memberikan kepercayaan penuh kepada Cilacs UII untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan dan tes CEPT. Dan hasil dari tes tersebut selain menjadi syarat kelulusan, skor tes yang dibuktikan dalam sertifikat bisa digunakan sebagai bekal mahasiswa untuk berbagai keperluan nantinya setelah lulus. (Ank)

 

Bekali Bahasa Perancis Mahasiswanya Fisipol UGM Gandeng Cilacs UII

Setelah bahasa Inggris, bahasa yang paling banyak digunakan di negara-negara berkembang dan maju adalah bahasa Prancis. Bahkan di beberapa negara, bahasa Prancis menjadi bahasa resmi. Negara-negara yang menjadikan bahasa Prancis sebagai bahasa resmi adalah Kanada, Madagaskar, Kongo, Belgia, Swiss, Mali dan sebagainya.

Melihat betapa pentingnya bahasa Perancis dan dalam rangka membekali mahasiswa dalam mempersiapkan diri ketika selesai studi agar memiliki kemampuan bahasa asing yang salah satunya adalah bahasa Perancis maka Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) Yogyakarta melaui CDC Fisipol UGM menggandeng Cilacs UII untuk memberikan pelatihan bahasa Perancis untuk mahasiswa Fisipol UGM angkatan 2013 sampai dengan 2016 baik jenjang S1 maupun S2.

Diikuti oleh sebanyak 20 orang peserta kegiatan ini dilaksankan di gedung Fisipol Kampus UGM Yogyakarta dan direncanakan berlangsung selama 9 hari selama periode Oktober-November 2017. Selaku pengampu kelas ini Cilacs UII menerjunkan Monica Jessie Dora atau kerap disapa Mademoiselle Jessy merupakan pengajar bahasa Perancis yang sudah berpengalaman.

Saat diwawancara melalui telefon, Mardiyanto, selaku marketing staff Cilacs UII memberikan keterangan bahwa program ini merupakan program lanjutan dari agenda rutin CDC Fisipol UGM yaitu pada bulan Agustus 2017 telah selesai menyelenggarakan program bahasa Mandarin. (Ank)

Class Gathering ke 16 Cilacs UII : Tips dan Trik Meraih Beasiswa AAS

Demangan, dalam sebuah  kalimat motivasi ”semakin banyak Anda membaca, maka akan semakin banyak yang Anda ketahui. Semakin banyak Anda belajar, maka akan semakin banyak tempat yang akan anda kunjungi” mungkin ada benarnya, banyak diantara mereka yang telah sukses dalam meraih beasiswa belajar di dalam maupun luar negeri ternyata memiliki kesamaan dalam hal motivasi yang kuat, pantang menyerah dalam berusaha, doa dan belajar secara kontinyu.

Dalam hal ini, peran Cilacs UII sebagai lembaga penyedia jasa pelatihan bahasa dan budaya tidak ingin hanya memberikan teori dan praktek saja dalam berbahasa, namun lebih dari itu Cilacs memfasilitasi secara gratis kepada seluruh siswa yang belajar di Cilacs dengan berbagai pengetahuan tambahan, yang tentunya ada korelasinya dengan apa yang sedang dipelajari di Cilacs saat ini, salah satunya yaitu tentang informasi beasiswa dan bagaimana cara memperolehnya.

Dikemas dalam acara Class Gathering ke 16 pada hari Rabu 25 Oktober 2017, kali ini menghadirkan pembicara yang berpengalaman di beasiswa AAS yaitu  Eri Yanuar Budi Sunaryo, S. Kep., Ns., M.N.Sc, sebagai salah satu peraih beasiswa Australia Award Scholarship (AAS). AAS sendiri merupakan beasiswa bergengsi dari pemerintah Australia yang memiliki kelebihan yaitu memberikan beasiswa penuh bagi para peraihnya.

Class Gathering ke 16 ini dihadiri oleh hampir seluruh siswa Cilacs UII dan beberapa merupakan peserta umum. Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D yang  diwakili oleh Aditya Suci selaku Head of Marketing Department. Dalam sambutannya, Aditya Suci meyampaikan “Belajar di Cilacs UII tidak hanya memperoleh pembelajaran bahasa saja melainkan juga pengetahuan tentang budaya dan kegiatan lain yang bermanfaat dan menunjang apa yang menjadi harapan siswa”. Class Gathering ini diselenggarakan beriringan dengan periode kelas reguler yang sedang berjalan dan disediakan khusus bagi seluruh siswa. Salah satu tujuannya adalah peningkatan kualitas siswa yang belajar di Cilacs.

Beranjak pada acara inti yaitu seminar beasiswa AAS,  Eri Yanuar Budi Sunaryo, S. Kep., Ns., M.N.Sc selaku pembicara tunggal menyampaikan berbagai hal tentang negara Australia dan beasiswa AAS, Eri berbagi pengalaman mengenai perjuangannya dalam meraih beasiswa tersebut. Beberapa tips umum yang disampaikan antara lain yaitu : pelajari dengan betul semua hal yang menjadi persyaratan (requirement) dan penuhi sesuai ketentuannya. Kemudian pilihlah jurusan yang sesuai keinginan,  tingkatkan percaya diri dan jangan terburu-buru dalam mengisi aplikasi yang ada. Selain itu, ketahui dan jawablah seluruh pertanyaan yang ada dalam formulir maupun saat interview dengan baik dan proporsional. Sebagai saran tambahan dari Eri, berpartisipasi aktiflah dalam banyak seminar, lomba dan kiprah dalam organisasi karena hal itu akan menjadi nilai tambah tersendiri.

Diakhir acara, Eri menyediakan waktu untuk tanya jawab seputar beasiswa dan disambut antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cindera mata dari Cilacs UII. (Ank)

Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia USD Yogyakarta Mengunjungi BIPA Cilacs UII

Mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan tim Cilacs UII dalam sesi tanya jawab tentang BIPA Cilacs UII

Demangan Baru, Selasa, 17 Oktober 2017 pukul. 13.00 WIB, bertempat di kantor Cilacs Universitas Islam Indonesia, Jl. Demangan Baru no. 24 Yogyakarta, keluarga besar Cilacs UII menerima kunjungan institusi yaitu dari mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Selain untuk menjalin tali silaturrahim kegiatan tersebut memiliki agenda utama yaitu mempelajari sistem pembelajaran program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang sudah berjalan di Cilacs UII.

Rooselina Ayu Setyaningrum selaku ketua rombongan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tugas yang diberikan bersama rekan-rekannya dari kampus tempat mereka belajar saat ini. Seluruh informasi yang diperoleh dari Cilacs UII nantinya akan menjadi bahan bagi mereka dalam menyusun laporan sebagai tugas yang diberikan oleh dosen. Pertemuan berlangsung interaktif dengan adanya diskusi dan tanya jawab dan berlangsung kurang lebih selama 2 jam, kedua belah pihakpun juga saling bertukar informasi yang diperlukan.

Dalam kesempatan itu pula, hadir 2 pengajar senior BIPA Cilacs UII yaitu Ganggas Dwi Woro Suprobo dan Heni Ari Nur Rohmawati yang didampingi oleh Defi Trisnasari, S.Pd., M.Pd selaku staf Litbang yang sekaligus sebagai koordinator BIPA Cilacs UII. Kedua pengajar BIPA Cilacs UII menceritakan pengalamannya ketika mengajar orang asing yang ingin menguasai bahasa Indonesia, berbagai kendala acap kali ditemui oleh para pengajar, namun hal itu menjadi sebuah tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaarn BIPA di Cilacs UII.

Di akhir pertemuan kedua belah pihak menyampaikan harapan semoga dapat terus menjalin kerjasama dan bersama-sama dapat mengembangkan bahasa Indonesia. (Ank)

 

Pentingnya Mengetahui Level Kemampuan Bahasa Asing Sejak Dini

Sistem tingkat bahasa asing digunakan untuk menggambarkan kecakapan bahasa seseorang dan tingkatan atau sering diistilahkan level dalam penggunaannya  tergantung pada tujuan dan lokasi dimana bahasa itu digunakan.  Misalnya, jika Anda mendaftar masuk ke perguruan tinggi di Amerika, Eropa atau Australia maka score, level dan aturan yang berlaku berbeda-beda. Sebagai contoh dalam kemampuan bahasa Inggris, untuk wilayah eropa dikenal Common European Framework of Reference (CEFR) yang telah diakui secara internasional sebagai standar pelevelan yang berlaku.

“Dengan mengetahui level kecakapan bahasa yang dikuasai, maka seseorang akan lebih dini mengetahui skill harus dipelajari dan ditingkatkan. Terlebih jika memiliki target waktu tertentu” demikian disampaikan Muh. Yusuf Arif Nur Rahmat, S.Pd selaku staf Litbang Cilacs UII saat diwawancarai secara langsung diruang kerjanya.

Dalam wawancara  yang berlangsung pada Selasa 17 Oktober 2017 lalu, Yusuf, demikian panggilan akrabnya, juga menyampaikan bahwa dengan mengetahui level kecakapan bahasa kita sejak dini maka kita akan lebih mudah dalam  merencanakan pembelajaran nantinya.

Di  Cilacs UII sendiri, sebagai pusat pelatihan bahasa dan budaya Universitas Islam Indonesia, dalam penerimaan  siswa barunya, khususnya kelas reguler yang dibuka secara serentak setiap 3 bulan sekali, Cilacs UII mewajibkan seluruh calon siswa untuk melaksanakan diagnostic test. Hasil tes tersebut menjadi rujukan untuk mengambil keputusan program pelatihan apa yang seusai. Nantinya kelas akan diklasifikasikan sesuai level kecakapan, dengan demikian pembelajaran bisa berjalan secara efektif dan efisien.  (Ank)

 

 

Cilacs UII Goes To Malang

Demangan, sudah menjadi agenda tahunan Cilacs UII mengadakan kegiatan bersama anggota  keluarga  yang dikemas dalam bentuk rekreasi ke beberapa obyek wisata domestik. Pada tahun 2017 ini, di bawah koordinasi Enggar Solichatun,  selaku SDM (kepegawaian) merancang  kegiatan rekreasi keluarga ke kota Malang yang disambut secara antusias oleh seluruh staf, karyawan maupun pengajar Cilacs UII.

Di Kota malang, kegiatan ini dilaksanakan tanggal 20 sampai dengan  23 September 2017 dengan tujuan obyek wisata Eco Green Park, Jatim Park 1, Museum Tubuh, Jatim Park 2, Museum Angkut dan Taman Safari II Prigen.

Kegiatan ini selain bertujuan untuk mempererat tali silaturrahim antar anggota keluarga Cilacs UII sekaligus digunakan sebagai sarana untuk melepaskan kejenuhan setelah lama bekerja, harapannya bahwa acara ini dapat menciptakan kembali situasi yang harmonis antar pegawai.

Dengan mengangkat judul “Cilacs Goes to Malang” kegiatan inipun diikuti oleh Direktur Cilacs UII yaitu Fitri Nugraheni, Ph.D. beserta seluruh keluarga serta diikuti hampir seluruh staf, karyawan dan pengajar beserta keluarganya. “Kegiatan seperti ini semoga dapat meningkatkan kinerja setiap pegawai, tumbuh loyalitas dan profesionalitas dalam bekerja nantinya”, ujar Enggar selaku koordinator kegiatan saat diwawancarai di ruang kerjanya.(Ank)

Targetkan Skor Bahasa Inggris, FTI UII Kursuskan Mahasiswanya di CILACS UII

Kaliurang, hampir semua universitas di Yogyakarta bahkan di Indonesia skor bahasa Inggris sudah lazim dijadikan sebagai salah satu persyaratan dalam kelulusan mahasiswa. Berkaitan dengan itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan sekaligus memperoleh skor yang diperlukan dalam kelulusan mahasiswa FTI UII, maka pada Senin 25-29 September 2017 setiap pukul 09.00-11.00 Wib diselenggarakan Short Course CEPT oleh Fakultas Teknologi Industri UII di Gedung FTI UII R. 108 lantai 1 yang bekerjasama dengan Cilacs UII.

Peserta kali ini terdaftar sebanyak 17 mahasiswa dari berbagai angkatan. Kegiatan Short Course CEPT ini membahas tentang strategi serta trik dalam menjawab soal-soal Certificate of English Proficiency Test (CEPT), yaitu tes kompetensi bahasa Inggris yang diterbitkan oleh Cilacs UII. Dalam pelatihan ini para peserta diberikan materi Listening, Structure and Written Expression serta Reading. Dan di sesi terakhir yaitu hari ke empat dilaksanakan tes CEPT.

Harapan secara umum, peserta yang mengikuti program ini dapat memeperoleh peningkatan kemampuan dalam meraih skor yang diharapkan. Diwawancarai di ruang kerjanya, Aditya Suci selaku Kepala Departemen Pemasaran menyampaikan bahwa “Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sebuah wadah bagi mahasiswa FTI UII tingkat akhir yang belum dapat mencapai skor bahasa Inggris yang dipersyaratkan oleh universitas.”. (Ank)