Home » Berita & Kegiatan » Nurul Ikhsan : Mendapatkan Beasiswa Plus Jodoh Lewat Bahasa Inggris

Profil Cilacs UII :

Hubungi Kami

Cilacs Universitas Islam Indonesia

Kantor 1 : Jl. Demangan Baru No.24, Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp/faks. (0274) 540255, SMS/WA. 0857 4365 0224

Kantor 2 : Gd. Unishop, Kampus UII Terpadu, Jl. Kaliurang km 14,5, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp. (0274) 4547153

email : cilacs(at)uii.ac.id

Nurul Ikhsan : Mendapatkan Beasiswa Plus Jodoh Lewat Bahasa Inggris

 

Menguasai bahasa Inggris baik aktif maupun pasif adalah satu kunci besar untuk bisa meraih beasiswa sekaligus kuliah ke negara berbahasa Inggris. Setelah mengabdi kepada Indonesia lewat menjadi pengajar muda Gerakan Indonesia Mengajar tahun 2015, saya memutuskan kembali mendalami bahasa Inggris yang fokus untuk persiapan TOEFL dan IELTS di Cilacs UII. Setelah selesai mengikuti kursus, saya memberanikan diri ambil tes TOEFL dan di saat yang sama sedang dibuka beasiswa LPDP. Alhamdulillah dari hasil mengikuti tes tersebut, saya gunakan untuk mendaftar LPDP dan ternyata lolos. Saat ini saya sudah masuk tahun kedua kuliah di The University of Adelaide, Australia Selatan.

Keputusan saya mendalami bahasa Inggris adalah pilihan yang sangat tepat sebagai langkah meraih mimpi saya kuliah di luar negeri. Tentu apabila mimpi saya tidak dibarengi dengan tindakan nyata melewati peryaratan kemampuan berbahasa Inggris, saya tidak akan pernah kuliah S2 ke negeri Kanguru ini. Saya sadar dengan skor TOEFL 420 yang saya dapatkan saat kuliah S1 tidak akan melewati persyaratan pemberi beasiswa, sehingga saya bertekad menaikkan skor tersebut. Proses belajar bahasa Inggris yang sungguh-sungguh saya lakukan akhirnya membuahkan hasil. Setelah menaklukkan TOEFL, saya pun melanjutkan bergelut dengan IELTS sebagai syarat untuk diterima kampus di Australia.

Saya berkesimpulan bahwa untuk meraih kesuksesan dalam berbahasa Inggris butuh kesungguhan, kerja keras dan kecintaan. Saat itu saya berani mengeluarkan uang tabungan untuk mengikuti kursus bahasa Inggris sebagai investasi kesuksesan setelahnya. Satu tekad besar yaitu bisa kuliah ke luar negeri dengan beasiswa, sehingga saya pun selalu membarengi dengan kerja keras mendalami bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Saya menghidupkan semangat berbahasa Inggris dalam diri lewat kedisiplinan diri belajar setiap hari. Dari saking semangatnya, saya berusaha selalu sampai di tempat kursus 15 menit sebelum kelas di mulai saat ambil kelas IELTS bersama Mr. Imam.

Satu hal lagi yang sangat saya perhatikan dalam menekuni bahasa Inggris adalah saya melakukannya dengan rasa cinta. Saya percaya bahwa hidup akan selalu indah apabila menjalani semua proses dengan penuh kecintaan. Dalam perjalanan belajar bahasa Inggris yang panjang saya melawan rasa bosan dan frustasi dengan mencintai kegiatan belajar bahasa Inggris, bahkan saya sering bercanda dengan teman-teman dan dosen di kursusan. Tidak terasa, saya seperti menemukan keluarga dekat di setiap ruang-ruang kursus. Lebih jauh lagi, saya mendapatkan istri Ratna Sari lewat pertemanan di lembaga kursus Cilacs UII. Betapa bersyukur sekali, dengan keputusan menekuni bahasa Inggris, saya bisa mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri, sekaligus menemukan belahan jiwa. Alhamdulillah.

M Nurul Ikhsan bersama istri tercinta Ratna Sari yang merupakan almuni Progressive Cilacs UII