Home » Berita & Kegiatan » Sukses IELTS : Know, Understand, Learn, Practice And Love

Hubungi Kami

Cilacs Universitas Islam Indonesia

Kantor 1 : Jl. Demangan Baru No.24, Depok, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp/faks. (0274) 540255, SMS/WA. 0857 4365 0224

Kantor 2 : Gd. Unishop, Kampus UII Terpadu, Jl. Kaliurang km 14,5, Sleman, D.I. Yogyakarta, telp. (0274) 4547153

email : cilacs(at)uii.ac.id

Sukses IELTS : Know, Understand, Learn, Practice And Love

Kompetensi bahasa Inggris saat ini memiliki peran penting dalam meraih beasiswa studi di luar negeri. Kompetensi itu dibuktikan dengan adanya score tes kompetensi bahasa Inggris.  Ada 2 jenis tes kompetensi bahasa Inggris yang berstatus internasional yang telah dikenal oleh masyarakat Indonesia, yaitu TOEFL -iBT (Test of English Foreign Language – internet Based) untuk wilayah Amerika dan IELTS (International English Language Testing System) untuk wilayah Eropa.

Perkembangan IELTS cukup luar biasa, beberapa tahun terakhir user IELTS selalu  meningkat. Salah satu faktor yang mendorong adalah banyak dibukanya beasiswa luar negeri saat ini, seperti halnya Fulbright, ADS, LPDP, dsb. “Banyak saya temui kegagalan memperoleh beasiswa justru karena kurangnya skor bahasa Inggris yang dipersyaratkan, padahal faktor nilai akademis sudah sangat bagus, jadi ya terganjal oleh IELTS” demikian disampaikan Norman K. Soejoeti, S.E., M.Si dalam wawancara Kamis, 20 Juli 2017 di ruang kerjanya di Cilacs UII Jl Demangan Baru 24 Yogyakarta.

Ketika ditanya lebih jauh, pengajar senior Cilacs UII ini menjelaskan tentang tips dan trik  memeroleh skor tinggi IELTS. Mr. Norman mengakui, demikian sapaan akrab Norman K. Soejoeti, S.E., M.Si bahwa “Writing skill- lah komponen yang paling sulit dicapai, hal itu dikarenakan selain tingkat kesulitannya tinggi juga banyaknya materi tes yang diberikan, dan jika diurutkan dari yang teratas adalah : Writing, Speaking, Listening lalu Reading. Maka tips pertama adalah harus ada motivasi yang kuat, harus Know, Understand, Learn, Practice and Love. Lalu yang kedua, yaitu practice, practice and practice. Metode yang tidak boleh dikesampingkan, hal ini menjadi wajib bagi orang yang belajar IELTS. (Ank)